Suka Minum Air Kelapa? Ini Manfaatnya bagi Tubuh

Diposting pada

KIOSHERBAL – Suka minum air kelapa memberikan manfaat bagi tubuh. Dikenal karena konsentrasi elektrolit, vitamin, dan mineralnya, air kelapa telah menyapu seluruh negeri. Dari studio yoga hingga mesin penjual otomatis, Anda dapat membeli minuman tropis di mana saja.

Air kelapa terbuat dari cairan bening di dalam kelapa hijau. Berbeda dengan santan, yang terbuat dari air dan daging di dalam kelapa tua. Lebih dari 95 persen air kelapa adalah air.

Dilansir dari laman MedicalNewsToday, berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan saat minum air kelapa.

1. Minuman olahraga alami

Elektrolit alami air kelapa membuatnya sangat cocok untuk minuman olahraga tradisional seperti Gatorade. Dibuat tanpa tambahan gula, pewarna makanan, atau pemanis buatan, banyak orang menggunakan air kelapa sebagai minuman kinerja yang lebih alami.

Penelitian telah menunjukkan bahwa air kelapa dapat berfungsi sebaik minuman olahraga tradisional untuk membuat Anda tetap terhidrasi dan membantu mengisi kembali cairan setelah berlari. Namun, air kelapa memiliki lebih sedikit natrium, elektrolit utama yang hilang dengan keringat, daripada kebanyakan minuman olahraga. Ini juga memiliki lebih sedikit karbohidrat daripada banyak minuman yang dimaksudkan untuk kinerja daya tahan. Ini berarti mungkin tidak memberi Anda energi yang cukup untuk latihan yang lama (lebih dari 90 menit), tetapi ini akan membantu Anda rehidrasi sesudahnya.

Sementara air kelapa tidak membantu Anda rehidrasi lebih baik daripada air atau minuman olahraga tradisional setelah berolahraga. Sebuah penelitian menemukan bahwa lebih mudah untuk minum cukup tanpa menyebabkan mual atau sakit perut. Para peneliti juga merekomendasikan untuk menghindari air kelapa dengan tambahan gula karena mereka mencegah hidrasi yang tepat dan menambah kalori yang tidak perlu.

2. Rendah kalori

Dengan hanya 45 kalori dalam cangkir, air kelapa adalah pengganti yang bagus untuk minuman berkalori tinggi seperti soda atau jus, menurut Academy of Nutrition and Dietetics. Air kelapa memiliki lebih sedikit gula dan karbohidrat daripada kebanyakan jus. Ia juga memiliki lebih banyak mineral dan elektrolit seperti natrium dan kalium . Namun, untuk minum biasa, masih kalah bersaing dengan air nol kalori.

3. Kalium

Air kelapa memiliki lebih dari 10 kali jumlah potasium dari kebanyakan minuman olahraga. Segelas 8 ons air kelapa dikemas dengan potasium sebanyak pisang. Kebanyakan orang Amerika tidak memenuhi rekomendasi harian untuk potasium. Pada 405 mg per cangkir, potasium dalam air kelapa dapat membantu Anda menangkal kram.

Kalium membantu menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh, terutama saat berolahraga. Karena ada lebih banyak kalium daripada natrium dalam air kelapa, kalium dapat membantu menyeimbangkan efek natrium pada tekanan darah dan bahkan mungkin membantu menurunkannya .

4. Kalsium dan magnesium

Kalsium sangat penting untuk lebih dari sekedar tulang dan gigi yang kuat. Ini membantu otot berkontraksi dan bekerja dengan baik. Saat Anda berolahraga, otot-otot Anda menarik tulang Anda dan memecahnya sedikit. Saat tubuh Anda pulih, tulang Anda menggunakan kalsium untuk menjadi lebih kuat dan diperbaiki.

Magnesium membantu memindahkan kalsium dan kalium ke dalam otot untuk membantu kontraksi dan relaksasi. Ini juga membantu produksi energi dan mendukung fungsi organ. Latihan keras dapat membuat Anda kekurangan magnesium dan rentan terhadap kram, otot gelisah, dan kejang.

Sementara air kelapa mengandung lebih banyak kalsium dan magnesium daripada minuman olahraga atau jus buah lainnya, itu bukan sumber mineral yang terkonsentrasi. Air kelapa mengandung kurang dari 5 persen dari jumlah kalsium dan magnesium yang Anda rekomendasikan.

5. Antioksidan

Selain semua manfaat hidrasinya, air kelapa mengandung antioksidan yang membantu menetralisir stres oksidatif dan radikal bebas yang dihasilkan oleh olahraga. Carilah air kelapa segar untuk mendapatkan tingkat antioksidan tertinggi. Air kelapa yang diproses dan dipasteurisasi panas memiliki lebih sedikit antioksidan, menurut sebuah penelitian baru – baru ini .

Source link : klikhealth.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *