Navigation

Related Articles

Back to Latest Articles

Bagaimana Pujian Membantu Anak-Anak Berkembang?


admin
Bagaimana Pujian Membantu Anak-Anak...

KIOSHERBAL – Bagaimana proses pujian membantu anak-anak berkembang? Itu mungkin menjadi salah satu pertanyaan yang sering kita cari jawabannya.

Pujian sebagai salah satu langkah bagi seseorang untuk terus maju, termasuk anak-anak. Hal itu masuk dalam langkah pertama seorang anak, lompatan pertama, dan lagu pertama. Masing-masing adalah peristiwa penting dalam hidup mereka secara alami.

Kita mungkin tidak tahu seberapa besar kontribusi pujian atau proses pujian kita terhadap perkembangan anak kita.

Sering dikatakan anak kecil adalah spons kecil, yang berendam di lingkungan mereka dan belajar dari hal itu. “Anak-anak menangkap pesan yang diberikan tanpa disadari orang tua,” kata asisten profesor psikologi di Temple University, Elizabeth Gunderson, Ph.D.,

Dilansir dari laman parent.co, penggunaan jenis pujian oleh orang tua adalah poses bagi anak dari usia satu hingga tiga tahun.

Proses pujian

Pujian menekankan pada pekerjaan, usaha, atau tindakan anak. Ketika kita memberi tahu putri kita “bantuan yang baik” untuk menyingkirkan mainan, maka ia akan melakukannya dengan baik.

Bahkan “pekerjaan yang baik” yang sederhana dianggap sebagai proses pujian. Sebaliknya, ketika kita mengatakan “gadis yang baik”, “laki-laki besar”, atau “kamu sangat pintar,” kita menggunakan pujian orang.

Pola pikir pertumbuhan

Sebagian kita tidak menyadari kapan dan mengapa kita condong ke satu jenis pujian daripada yang lain. Tetapi orang tua yang menggunakan pujian membantu anak-anak mereka mengadopsi “mindset berkembang”.

Carol Dweck, seorang profesor psikologi dan penulis di Universitas Stanford menuturkan bahwa ia telah menghabiskan beberapa dekade mempelajari pola pikir “pertumbuhan” dan “tetap”.

Dengan “mindset berkembang”, orang percaya kemampuan dasar, seperti kecerdasan atau bakat, dapat dikembangkan melalui dedikasi, upaya, dan kerja keras. Sebaliknya, “mindset tetap”, dipercaya sebagai hal yang tak bisa diubah atau bersifat tetap, seperti kelahiran.

Ia menjelaskan, pola pikir yang berkembang mengarah pada keinginan untuk belajar, mengambil tantangan, dan bertahan. Sedangkan pola pikir yang tetap mengarah pada keinginan untuk terlihat pintar, sehingga menghindari tantangan dan lebih mudah menyerah.

Source link : klikhealth.com

Show Comments (0)

Comments

Related Articles

Parenting

Begini Seharusnya Orangtua Mendukung Anak-anak Terdampak COVID-19

KIOSHERBAL – Coronavirus belum pernah terjadi sebelumnya dalam kehidupan kita dan orang-orang di seluruh dunia berduka karena rasa normal dan rutin. Beberapa juga mungkin berduka...

Posted on by admin
Parenting

Ketika Anak-anak Rindu Sekolah dan Teman-teman

KIOSHERBAL – Pandemi membawa pergolakan besar pada kehidupan Amber Sparks dan putrinya yang berusia 5 tahun, dan putrinya menunjukkan perilaku yang sulit diatur karenanya. Sparks,...

Posted on by admin